Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Tasawuf Akhlaki/Amali

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ A. Definisi Tasawuf Akhlaki/Amali Tasawuf menurut Ma’ruf Al-Karkhi adalah menempuh jalan hakikat, dan memutuskan kepada sesama makhluk. Sedangkan menurut Hasan Ats-Tsauri, tasawuf berarti membenci dunia dalam usahanya mendekati dan mencintai Allah Swt semata. Sementara itu, Junaid Al-Baghdadi (wafat 297 H/910 M) berpendapat, sebagaimana dikutip oleh Bachrun Rif’I, tasawuf adalah membersihkan hati dari sifat-sifat yang menyamai binatang, menekan sifat basyariyah, menjauhi hawa nafsu, memberikan tempat bagi sifat kerohanian, berpegang pada ilmu kebenaran, mengamalkan sesuatu yang lebih utama atas dasar keabadiannya, menepati janji kepada Allah dan mengikuti syariat Rosulullah. Dari beberapa definisi di atas, maka tasawuf bisa diartikan sebagai zuhud di dunia dan menghadapkan amal perbuatannya hanya untuk Allah, dan meninggalkan hal-hal yang menyelewengkan dari tujuan utamanya yakni hanya berorientasi pada kecintaannya kepada Allah. Tasawuf akhlaki ...

Tokoh-Tokoh Tasawuf

A. Tokoh Tasawuf pada Masa Klasik Pada masa klasik atau pada fase abad pertama Hijriyah belum bisa sepenuhnya disebut sebagai fase tasawuf, tapi lebih tepat disebut sebagai fase ke-zuhud-an. Askestisme (zuhud) dalam keyakinan para pelaku sufi ini adalah merupakan sebab untuk sampai kepada Allah, karena hati tidak akan sampai kepada-Nya apabila masih bergantung pada sesuatu selain yang dicintai Allah. Tasawuf pada fase ini lebih bersifat amaliah daripada bersifat pemikiran. Sekelompok muslim memusatkan perhatian dan memprioritaskan hidupnya hanya pada pelaksanaan ibadah untuk mengejar kepentingan akhirat. Bentuk amaliah itu seperti memperbanyak ibadah, menyedikitkan makan minum, menyedikitkan tidur, dsb. Tokoh tasawuf pada masa ini diantaranya sebagai berikut: 1. Hasan Al-Bashri Nama lengkap beliau adalah Abu Said Al-Hasan bin Yassar Al- Bashri. Lahir pada tahun 21H. Nama ibunya Khairah. Beliau adalah ulama besar, imam besar dan seorang tabi’in besar. Beliau juga seorang ahli tafsir, ul...

Sejarah Tasawuf

Tasawuf di Masa Nabi Muhammad SAW. Tasawuf di masa Nabi Muhammad SAW. adalah suatu realitas tanpa nama. Pola hidup Nabi Muhammad SAW. adalah diyakini merupakan benih-benih timbulnya tasawuf. Seluruh pola hidup Rasul dengan jelas memberikan tuntunan seperti yang dilakukan para sufi. Misal: sikap hidup sederhana, zuhud, tawadhu’, memfokuskan diri untuk beribadah kepada Allah SWT., dan lain sebagainya.  Tasawuf di Masa Khulafa’ur Rasyidin Para sahabat diyakini sebagai murid langsung Nabi Muhammad SAW. yang dalam segala perbuatan dan ucapan mereka jelas senantiasa mengikuti tata caraa kehidupan Nabi SAW. Zaman “ Khulafa’ur Rasyidin ” adalah masa kehidupan empat sahabat besar setelah Nabi Muhammad SAW. yaitu pada masa Abu Bakar as-Siddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan masa Ali bin Abi Thalib. Selain mengacu pada kehidupan keempat khalifah di atas, para ahli sufi juga merujuk pada kehidupan para “ Ahlus Suffah ” yaitu para sahabat Nabi Muhammad SAW. yang tinggal di Masjid Nabawi...

Definisi, Ruang Lingkup, dan Dasar-Dasar Akhlak Tasawuf

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Segala puja dan puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan banyak karunia-Nya sehingga masih bisa merasakan nikmat sehat, iman serta Islam sampai sekarang. Sholawat serta salam saya haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. yang selalu dinanti-nantikan syafa'at nya di Yaumil Akhir. Aamiin yaa robbal alamiin. Di kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai akhlak tasawuf. Akhlak Pengertian akhlak secara bahasa berarti budi pekerti, adat kebiasaan, perangai, muru’ah atau segala sesuatu yang sudah menjadi tabi’at. Sedangkan secara istilah, terdapat pengertian akhlak menurut beberapa tokoh, yaitu sebagai berikut: Ibnu Miskawaih mengungkapkan akhlak adalah Sifat yang tertanam dalam jiwa yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Sedangkan menurut Imam al-Ghazali , akhlak adalah Sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan gampang ...

Introduce my self

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Segala puja dan puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan banyak karunia-Nya sehingga masih bisa merasakan nikmat sehat, iman serta Islam sampai sekarang. Sholawat serta salam saya haturkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW. yang selalu dinanti-nantikan syafa'at nya di Yaumil Akhir. Aamiin Ya Robbal Alamiin. Dalam ukhuwah islamiah, terdapat 5 tingkatan, salah satunya yaitu "ta'aruf" artinya perkenalan. Allah SWT. berfirman dalam QS. Al Hujurat ayat 13 yang berbunyi sebagai berikut. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآئِلَ لِتَعَا رَفُوْا ۗ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَ تْقٰٮكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ "Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu s...